Raut Titik
c.
Elemen Garis
Garis
adalah suatu hasil goresan nyata dan batas limit suatu benda, ruang, rangkaian
masa, dan warna. Garis bisa panjang, pendek, tebal, tipis, lurus, melengkung,
berombak, vertikal, horizontal, diagonal, dan lain sebagainya.
Jika titik-titik
diletakkan sejajar secara berimpit, maka akan didapatkan sebuah garis.
Saat
menyentuh alat gambar atau alat tulis dan Anda berusaha menggerakkannya pada suatu
bidang maka akan meninggalkan bekas. Bekas itu disebut goresan atau garis.
Disebut demikian karena bentuknya yang kecil memanjang dan hal ini bersifat
nisbi.
Saat
menggunakan alat gambar/alat tulis kecil runcing, tumpul besar, gepeng lebar
seperti kuas gepeng lebar, semua hasil goresannya digolongkan sebagai garis.
1) Raut Garis
Raut
adalah ciri khas suatu bentuk. Raut garis adalah ciri khas bentuk garis. Raut
garis secara garis besar hanya terdiri dari dua macam, yaitu garis lurus dan
garis bengkok atau lengkung.
2)
Interval Tangga Raut Garis
Pada
dasarnya raut garis hanya terdiri dari garis lurus dan garis lengkung. Garis
lengkung bisa terdiri dari lengkung tunggal dan lengkung ganda (lengkung S).
Perbedaan raut pada garis lurus dan garis lengkung dapat dibuat tujuh interval
tangga, seperti tangga nada do, re, mi, fa, so, la, si.
Interval Tangga Garis
3)
Ukuran Garis
Ukuran
garis bukan berdasar ukuran sentimeter atau meter, tetapi ukuran yang bersifat
nisbi, yakni ukuran garis yang berupa panjang-pendek, tinggi-rendah,
besar-kecil, dan tebal-tipis. Seberapa panjang, tinggi, dan besarnya
dipengaruhi oleh tempat atau ruang di mana garis berada. Sedangkan ukuran
tebal-tipis dipengaruhi oleh alat dan tekanan penggoresan. Jika alat
penggoresnya pensil misalnya jenis pensil 2H, H, HB, 1B, 2B, 3B, 4B, atau 5B
dan faktor kekuatan
tekanan dalam penggoresan. Oleh
karenannya, dengan pensil yang sama, tetapi tekanan penggoresan yang berbeda,
akan dihasilkan ketebalan yang berbeda pula.
4)
Interval Tangga Ukuran Garis
Menyusun
garis dengan dua atau tiga interval garis yang berjauhan disebut oposisi,
hasilnya kontras, dinamis, keras, kuat, kuat, tajam, namun bisa juga menjadi
kurang bagus dilihat jika tidak tepat menyusun ukuran garisnya.
Interval Tangga Ukuran Garis
5)
Arah Garis
Arah
elemen garis hanya ada tiga, yaitu horizontal, diagonal, vertikal. Garis bisa
lurus, melengkung atau bergerigi, namun arah geraknya dari garis tetap terdiri
dari tiga arah.
6)
Interval Tangga Arah Garis
Arah
garis dapat berupa arah horizontal, arah diagonal, dan arah vertikal. Dari arah
horizontal,diagonal, vertikal, dapat dibuat tujuh vertikal tangga arah garis.
Komposisi
yang dihasilkan dari menyusun dua atau tiga interval tangga saling berdekatan
akan menghasilkan transisi yang harmonis, enak dilihat, menyenangkan. Komposisi
yang dihasilkan dari menyusun dua atau tiga arah garis yang saling berjauhan
disebut oposisi, hasilnya kontras, dinamis, keras, kuat, tajam, namun bisa juga
menjadi kurang bagus dilihat jika tidak tepat menyusun arah garisnya.
Interval Tangga Arah Garis
7)
Gerak Garis
Gerak
garis merupakan arah gerak saat menggoreskan garis tersebut. Gerak garis
bisa dikatakan irama garis. Arah
garis dapat lurus, lengkung, lengkung ganda/majemuk, berombak merata,
berombak dari kecil ke besar, berombak dari besar ke kecil, melingkar-lingkar,
patah-patah, bergigi, atau campuran dari beberapa aspek.
Video Tutorial Cara Membentuk garis Dengan Adobe Ilustrator CS6
Banyak banget kata katanya kerenlah
BalasHapus